√ Kultum Ramadhan Tentang Rahasia Puasa

2 min read

Kultum Ramadhan Tentang Rahasia Puasa
0
()

Kultum Ramadhan Tentang Rahasia Puasa –  Pada Materi Kultum Sebelumnya kami sudah sampaikan: Tentang Puasa 6 Hari dari Bulan Syawwal. dan untuk kesempatan kali ini Duta Dakwah akan menyampaikan: Materi Kultum Tentang Rahasia Puasa Materi ini  In Syaa Allah akan kami sampaikan secara ringkas.

Kultum Ramadhan Tentang Rahasia Puasa

Untuk lebih jelasnya mari kita baca uaraian materinya dibawah ini dengan Seksama.

Khutbatul-Kalam

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ  السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهْ

الْحَمْدُ لِلّٰهِ الَّذِيْ أَعْظَمَ  عَلَى عِبَادِهِ الْمَنَّةَ، بَمَا دَفَعَ عَنْهُمْ كَيْدَ الشَّيْطَانِ وَفَنَّهُ ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ رَسُوْلِ اللهِ ،نَبِيِّنَا وَحَبِيْبِنَا وَ مَوْلَانَا مُـحَمَّدِ ابْنِ عَبْدِ اللهِ، أَرْسَلَهُ اللهُ رَحْـمَةً عَلَى جَمِيْعِ الْأُمَّةِ وَعَلَى اَلِهِ أَزْوَاجِهِ وَ جَمِيْعِ أَصْحَابِهِ، أَمَّا بَعْدُ

Puji dan syukur  senantiasa kita panjatkan ke hadhirat Allah Subhanahu wa ta’ala, sholawat dan salam semoga tetap kepada Nabi agung Muhammad shollallahu ‘alaihi wa sallam, Bapak-bapak dan Ibu-ibu Kaum Muslimin wal-Muslimat yang dirahmati Allah, pada kesempat Kultum kali ini kami akan sampaikan mengnai di antara rahasiah Puasa

Puasa itu Seperempat Iman

Sebagaimana tertuang dalam Kitab Ihya ‘Ulumiddin pada Kitab Asrorus-shoum:

فَإِنَّ الصَّوْمَ رُبْعُ الْإِيْمَانِ بِمُقْتَضِى قَوْلِهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ

Artinya: Sesungguhnya Puasa itu adalah seperempat Iaman sesuai denga sabda Nabi Muhammad Shollallahu ‘alaihi wa sallam:

﯁(الصَّوْمُ نِصْفُ الصَّبْرِ )  وَبِمُقْتَضِى قَوْلِهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: الصَّبْرُ نِصْفُ الْإِيْمَانِ

Artinya: Puasa itu separuh kesabaran, sesuai denga sabda Nabi Muhammad Shollallahu ‘alaihi wa sallam: الصَّبْرُ نِصْفُ الْإِيْمَانِ: Sabar itu adalah separuh iman.

Puasa Mendapat Keistimewaan

Kaum Muslimin, muslimat sidang jama’ah yang dimuliakan Allah Subhanahu wa Ta’ala, Puasa itu akan mendapat keistimewaan dengan kekhususan nisbat kepada Allah ta’ala dari seluruh rukun-rukun islam, karena Allah Ta’ala telah berfirman dalam apa yang telah diceritakan oleh nabi-Nya Shollallahu ‘alaihi wa sallam:

Baca Juga :  √ Kultum Tentang Fardhu-fardhunya puasa menurut fiqih

كُلُّ حَسَنَةٍ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ إِلَّا الصِّيَامَ ، فَإِنَّهُ لِيْ وَأَنَا أَجْزِيْ بِهِ

Artinya: Setiapa kebeaikan itu dengan sepuluh kelipatannya sampai tujuh ratus kelipatan kecuali puasa, sesungguhnya puasa itu untuk-Ku dan Aku membalasnya.(HR. Bukhori dan Muslim dari Abu Hurairah)

Allah Ta’ala berfirman:

إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُم بِغَيْرِ حِسَابٍ

Artinya: Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah Yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas. (Az-Zumar : 10)

Puasa itu separuh sabar, dimana pahalanya melewati undang-undang taqdir dan hisab. Cukup bagaiman dalam mengetahui keutamaannya, sabda nabi shollallahu ‘alaihi wa sallam:

وَالَّذِيْ نَفْسِيْ بِيَدِهِ لَخُلُوْفُ فَمِ الصَّائِمِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللهِ مِنْ رِيْحِ الْمِسْكِ يَقُوْلُ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ إِنَّمَا يَذَرُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ وَشَرَابَهُ لِأَجْلِيْ فَالصَّوْمُ لِيْ وَأَنَا أَجْزِيْ بِهِ (رواه البخاري و مسلم)﯁

Artrinya: Demi dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, Sungguh bau busuk mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada harumnya minyak kasturi.Barfirman Allah ‘Azza wa Jalla: ia meninggalkan syahwatnya, makanan dan minumannya karena Aku, maka puasa itu bagi-Ku, dan Aku membalasnya. (HR. Al-Bukhori dan Muslim)

Pintu Ar-Royyan

Ma’asyirol-muslimin wal-muslimat Rohimakimyumllah, didalam syurga itu ada sebuah pintu yang bernama: Babu ar-Royyan sebagaimana sabda Nabi shollallahu ‘alaihi wa sallam:

وَقَالَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ:  لِلْجَنَّةِ بَابٌ يُقَالُ لَهُ الرَّيَانُ لَا يَدْخُلُهُ إِلَّا الصَّائِمُوْنَ وَهُوَ مَوْعُوْدٌ بِلِقَاءِ اللهِ تَعَالَى فِيْ جَزَاءِ صَوْمِهِ (رواه البخاري ومسلم من حديث سهل بن سعد)﯁

Artinya: dan Nabi shllallahu ‘alaihi wa sallam beliua bersabada:”Syurga itu mempunyai pintu yang disebut: “Royyan” dimana pintu itu tidak dimasuki kecuali oeh orang-orang yang berpuasa, dan ia diberi janji untuk bertemu dengan Allah Ta’ala dalam balasan puasanya. (HR. Al-Bukhori dan Muslim dari hadits Sahl bin Sa’ad)

Baca Juga :  √ Kultum Ramadhan Tentang Fadhilah Puasa Ramadhan

Ma syaa Allah tidak akan bisa terbayangkan kesenangan, keni’matan, kebahagian dan kepuasan yang nanti akan dirasakan oleh orang-orang dari hamba-hamba Allah Subhanahu wa ta’ala ketika mereka telah bertemu dengan Allah yang telah Allah janjikan kepada orang-orang yang berpuasa.

Jani Allah itu pasti, oleh karenanya juga bagi orang yang berpuasa itu pasti sedikitnya akan mendapatkan dua kebahagiaan, sebgaiman disabdakan oleh Nabi Muhammad sholallahu ‘alaihi wa slam:

وَقَالَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ : فَرْحَةٌ عِنْدَ إِفْطَارِهِ ، وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ (رواه البخاري ومسلم من حديث أبي هريرة )﯁

Artinya: dan Nabi shllallahu ‘alaihi wa sallam beliua bersabada:”Orang yang berpuasa itu mendapat dua kebahagiaan, yaitu satu kebahagiaan ketika ia berbuka, dan dua kebahagiaan ketika ia bertmu dengan Tuhannya. (HR. AL-Bukhori dan Muslim dari Abu Hurairah)

Saudra dan saudariku semua yang  berbahagia, Untuk kebahagiaan yang pertama kita sama-sam sudah merasakan yaitu ketika magrib tiba dan ketika telah sampai pada tanggal satu syawwal, yang mana kebahagiaan tersebut yang buisa merasakan hanya orang yang beriman yang berpuasa, sedangkan yang lainnya wallahu ‘alam.

Sedangkan kebahagiaan yang kedua inilah kebahagiaan yang sangat luar bisa tiada tara dan sangat kita nantikan, semoga kita semua mendapatinya kebahagiaan yang telah Allah janjikan ini, Amiin.

Dan untuk sama-sama kita ma’lami ya’ni kita ketahui bahwa untuk bisa masuk ke suatu rumah itu harus melalui pintu jika rumah tidak ada pintunya tentu tidak akan bisa dimasuki, karena segala sesuatu itu mesti ada pintuny demikian juga dengan ibadah, dalam hal ini Nabi shollallahu ‘alahi wa sallam bersabda:

وَقَالَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: لِكُلّ شَيْءٍ بَابٌ وَبَابُ الْعِبَادَةِ الصَّوْمُ (أخرجه ابن المبارك في الزهد ، ومن طريقه أبو الشيخ في الثواب من حديث أبي الدرداء بسند ضعيف)﯁

Artinya: Dan Nabi shollahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Untuk segala sesuatu itu ada pintunya, dan adapun pintunya ‘ibadah itu adalah puasa. (HR. Ibnu Mubarok fi zuhud, dan dari jalannya Abu Syaikh dalam pahalanya dari Hadits Abu Darda dengan sanad lemah / Do’if)

Baca Juga :  √ Pahala Bagi Orang Yang Sabar
Kultum Ramadhan Tentang Rahasia Puasa
Kultum Ramadhan Tentang Rahasia Puasa

Kaum muslimin dan muslimat yang dirahmati Allah, masih banyak rahasia-rahasia puasa yang tidak kami sampaika di kesempata ini, namun mudah-mudahan dengan penayampaian kami yang sangat singkat ini kita semua dapat termotivasi untuk lebih ditingkatkan lagi dalam ‘ubudiya kita, sehingga Allah Subhanahu wa Ta’ala senantiasa memberikan hidayah dan ‘inayah srta ridho-Nya kepada kita semua, Amiin..

Barangkali hanya sampai di sisni yang dapat kami sampaikan, kurang dan lebihnya kami mohon ma’af, dan hanya kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala kami mohon maghfiroh.

Demikian ulasan : Kultum Ramadhan Tentang Rahasia Puasa – Semoga dapat memberikan manfaat untuk kita semua.Terimakasih atas kunjungannya.

بِاللهِ التَّوْفِيْقُ وَالْهِدَايَةُ و الرِّضَا وَالْعِنَايَةُ ثُمَّ السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهْ

Terimakasih kunjungannya

Silahkan klik bintang 5